JEJAK POTENSI | POTENSI LINGKUNGAN
![]() |
| Mojoranu, Dander, Bojonegoro | Senin, 2 November 2026 |
Temuan yang Membawa Harapan
Pembangunan embung di Desa Mojoranu membuka peluang baru bagi pengelolaan sumber daya air. Di tengah pengerjaan proyek, warga menemukan mata air berwarna kebiruan dengan air yang tampak jernih dan terus mengalir.
Bagi masyarakat, temuan ini bukan sekadar fenomena alam, melainkan potensi yang perlu dijaga agar dapat memberi manfaat berkelanjutan.
Inisiatif Warga: Menjaga Sumber Air
Penataan sumber mata air
Warga bergotong royong menyusun batu melingkar menyerupai sumur dan menyiapkan deker untuk membentuk tempat keluarnya air.
Pengaliran air
Air disedot menggunakan mesin diesel dan dialirkan ke sisi barat lokasi untuk memudahkan pekerjaan penataan.
Gotong royong
Pembelian batu dan deker dilakukan melalui urunan warga sebagai bentuk kepedulian terhadap sumber air.
Suara dari Mojoranu
“Ini kita sedot dan dialirkan ke sana, nggak habis-habis.”
Sucipto (Pak Cip), tokoh masyarakat Desa Mojoranu
“Semoga ini nanti bisa bermanfaat ke depannya.”
Mas Pri, Ketua HIPPA Desa Mojoranu
Mengapa Mata Air Ini Penting?
Potensi sumber air: Menjadi peluang untuk mendukung kebutuhan air masyarakat dan pertanian.
Pelestarian lingkungan: Membutuhkan perlindungan agar sumber air tidak tertutup tanah atau mengalami kerusakan.
Kolaborasi masyarakat: Menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dapat membuka ruang bagi inisiatif warga.
Langkah Berikutnya
Potensi mata air perlu ditindaklanjuti dengan pengujian kualitas air, kajian debit dan keberlanjutan aliran, serta penataan kawasan yang memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan.
Potensi hari ini, manfaat untuk masa depan.
Menjaga sumber air berarti menjaga kehidupan dan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Posting Komentar
Posting Komentar